Because I Met You Before ! #DescriptiveHimself

Tulisan kali ini lebih ke genre curhat. Kok udah kaya lagu ya, pake genre-genre an segala? Wallahu’alam deh.. πŸ˜€

Saya ituu.. beberapa bulan lalu “met someone special” in “special place” juga. Seseorang yang insya Allah sholeh, penghafal al-qur’an pula. 2 bulan bertemu, baru tahu nama aslinya siapa. Maaf tak bisa disebutkan. πŸ™‚

Saya awalnya masih enggan mengaku, tapi semakin kesini, ada sesuatu yang sedikit tertinggal sehingga menyangkut. Menyangkut dimananyaa.. Itu rahasia saya dan Allah.. πŸ™‚

Tanpa henti bersyukur, Alhamdulillah.. Memang betul, saya tidak diberi semangat atau disupport secara langsung. Tapi kadang, si dia ini lewat saja.. it was gave me supporrt, seriously! Ha-Ha-Ha.. πŸ˜€ Apalagi kalau ada kalanya kita “met” tanpa sengaja. Pipi saya jadi kaya pake Β blush-on alami lho! πŸ™‚ Kata ummi saya, istilah arabnya “Humaira” πŸ˜€

Alhamdulillah selama ini, saya seperti coba balapan hafalan sama si dia ini. Padahal dia memang gak tau, saya ngajak balapan. Tapi saya tetap anggap saya balapan sama hafalan al-qurannya. Walaupun, untuk sekarang saya masih pemenang (we are the champion, my friend.. *ehkoknyanyi? :D) Saya memang gak rela jadi kalah, tapi waktu luang dia menghafal lebih banyak daripada saya. Iri, tapi mau bagaimana lagi, sekolah saya lama.

Kalau kata orang sunda, namanya “Sakola Sapoe Jeput” #IdentitasOrangSunda #ProudToBeSundanesePeople He-he-he πŸ˜€

Saya suka liat dia waktu setoran hafalan ke guru les ngaji pribadi saya. Kata orang-orang cowok anak brandalan pake celana sobek-sobek kurang bahan itu keren, cowok yang keringetan main basket sambil tebar pesona itu tamvan, #ehh tampan maksudnya :D, cowok yang hujan-hujanan di luar rumah pacarnya dengan gaya sok kaya spiderman ga jadi itu cowok maskulin. Tapi, menurut saya nihh.. Pendapat seorang akhwat sejati (Insya Allah aminn.. :)), cowok yang menundukkan pandangan ketika seorang cewek memandangnya, tersenyum manis ketika ada yang menyapa, menghabiskan waktu luang untuk beribadah terutama shalat dan menghafalkan al-qur’an.. Apa cowok seperti ini tidak kalah kece dari ke tiga kategori di atas? Insya Allah deh, tanpa PHP! Cowok kaya gini kece dunia akhirat. πŸ˜€ Aminnn.. #PrayForHim

Tapi, kata beberapa senior yang saya kenal, dari kakak, mau itu kakak kandung atau tidak, bahkan dari orangtua atau beliau-beliau yang sudah saya anggap seperti orang tua sendiri pun sering mengajak saya sharing tentang ini, mayoritas mengatakan, “Perasaan suka itu boleh. Lagi masanya kok. Masa puber. Asalkan bisa dikelola dengan baik perasaannya. Tetap memegang teguh prinsip adanya hijab antara ikhwan-akhwat yang belum halal.” Kurang lebih begitu katanya.

Take conclusion ahh!

So, the conclusion I think is, “Cintailah dia dalam diam. Ungkapkan jika memang sudah waktunya.” Hehehehe.. πŸ™‚

Semoga bermanfaat tulisan kali ini, maaf sebesar-besarnya kalau kurang nyambung. Saya masih dalam tahap β€œbelajar” menulis. Syukron jazakallah atas parsitipasinya!Β :D

Sambung di tulisan selanjutnya yaaa!!

—————————————–

Salam Kerabat dari Penulis

Wafa Nur Izzah πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s